Categories : Peluang Bisnis

 

Bisnis laundry atau juga disebut bisnis binatu, kini banyak bermunculan bak cendawan dimusim hujan meski begitu, banyak yang menyakini potensi pasar jasa cuci pakaian dan setrika itu masih besar. Kuncinya tepat memilih segmen dan lokasi.

Memeras Untung Dari Bisnis Laundry

Theresia Yuni Astuti, pemilik Bunga Arum, perusahaan laundy di Tangerang, Banten misalnya “Jakarta dan sekitarnya masih menjadi lahan yang sangat besar bisnis ini,” katanya remaren.

Menurut dia, dengan jumlah penduduk tangerang dan Jakarta sekitar 11 juta jiwa atau sekitar 3.2 juta keluarga. Jasa laundry tak bakal kekurangan pelanggan. Pun bila sebuah perusahaan beroperasi hanya dilingkungan tingkat rukun warga. “rata-rata satu RW terdiri atas 100-150 keluarga,” ujarnya.

Dengan asumsi dalam sehari, disebuah keluarga minimal terdapat cucian 1 KG. Dilingkungan itu terdapat 100-150 Kg yang dikerjakan jasa laundry, itu sudah cukup menguntungkan perusahaan.

Perhitungan serupa diungkapkan Windiati Suratno, agen waralaba sebuah perusahaan laundry dikawasan ciledug tanggerang. Windi yang menjadi agen sebuah perusahaan laundry dikawasan metropolitan Land. Cikokol, tanggerang, saban hari menerima order tak kurang dari 40-50 baju, “Kami mamang hanya menerima cucian per buah,” katanya.

Dengan jumlah pesanan sebanyak itu, windi mengaku sudah bisa menutup biaya operasional meski keuntungan yang diraupnya terbilang tipis, “Bisalah untuk tamabh-tambah kebutuhan,” ucapnya.

Menurut Yuni dan Windi, pelanggan terbanyak mereka selain pasangan rumah tangga usia muda, para karyawan toko yang masih kos atau mengontrak rumah, selain itu hotel dan restaurant yang mencuci gorden, seprei, handuk, hingga taplak kerap menggunakan jasa mereka.

Menurut Styaning Haraynti, pemerhati usaha kecil dan menengah, bisnis laundry sebenarnya usaha yang tahan krisis. “apalagi di kota yang warganya sibuk,” ujarnya.

Hanya, kata dia, untuk menekuni bisnis ini juga diperlukan strategi yang tepat, kuncinya kejelian memilih target pasar, layanan dan lokasi. Bila segmen pekerja atau rumah tangga, salah satu pilihannya beroperasilah dilokasi mereka berada.

Lakukan inovasi, misalnya, ada layanan kilat dua jam atau satu hari selesai, jangan memberi diskon bila tidak ada pesaing,” katanya.

Perhitungan Bisnis Laundry

  • Investasi
    • Satu unit mesin cuci dan pengering Rp. 30 Juta
    • Dengan menyisihkan Rp. 1 Juta perbulan dari keuntungan bersih untuk pengembalian mesin cuci dan pengerin, maka modal kembali dalam 30 bulan.
  • Pemasukan
    • Sehari 50 Kg
    • Tarif Rp. 6000 Per Kg.
    • Total Sebulan Rp. 6000×50 kg x30 hari = Rp. 9 Juta
  • Pengeluaran
    • Gaji 3 Pegawai @Rp. 800 ribu= Rp. 2.5 Jt
    • Listrik, air, telepon = Rp. 900 Ribu
    • Sabun, pewangi, pelembut = Rp. 1.3 Juta
    • Brosur untuk promosi = Rp. 400 ribu
    • Sewa ruko perbulan = Rp. 500 Ribu
    • Total Pengeluaran = Rp. 5.5 Juta
  • Keuntungan
    • Rp. 9 Juta -5.5 juta = 3.5 Juta

Tags :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.